Tsunami badai melanda Indonesia, tsunami akhlak melanda Malaysia

Pagi ni masuk opis, baca 3 berita utama di The Star online tentang tsunami berskala ritcher 7.7 di Sumatera Barat. 113 orang dilaporkan kehilangan nyawa setakat ini, mungkin lebih lagi yang belum diupdate. 167 masih hilang dan 80% rumah ranap. Kemudian gunung Merapi volcano teraktif juga turut meletus dan mencederakan 20 orang dengan abu panas.

Sebaliknya di celah2 kehidupan lain di suatu sudut yang amat dekat antara satu sama lain muncul pula berita ini:

http://zaharuddin.blogspot.com/2010/10/mengapa-industri-nafsu-ingin-diperluas.html#more

Penulisnya berbangsa China, dihujah seorang blogger ustaz. Dalam kita mengeluh panjang dan terkesima membaca statistik yang ditulis ada juga yang menafikan. Yang baik kita ambil sebagai pedoman, yang buruk kita jadikan sempadan.

"Bila ada di antara kamu yang mengajak ke arah keburukan, dan jika kamu tidak mampu menegahnya dengan tindakan maka tegahlah dengan hati lalu berpalinglah dari mereka"

Comments

Hanis Azla said…
memang selalu hanya mampu menegah dengan hati.. Salam kenal yer.